Bismillah. . .
22.25 WIB, terlalu sore untukku mulai memejamkan mata.
Ku lihat dari balik tirai jendela kamar, bintang sayu dibalik iring-iringan awan kelabu. Bolehkah aku bercerita padamu, bintang? Tentang lelah yang tak ku mengerti. Beberapa agenda-agenda penting yang kutinggalkan dalam 2 hari terakhir ini. Sidak, persiapan kongres pasca pemira, dan tadi..syuro pun aku tak hadir. Belum lagi rapat BSMR yang sudah berkali-kali aku tidak hadir. Aku benar-benar tak bertanggung jawab.Sedih rasanya kehilangan semangat seperti ini. Aku lelah, kadang aku ingin mundur dan menjauh dari semua kesibukan ini. Tapi nuraniku berkata, "ingat untuk apa kau ada dimuka bumi ini, bukan untuk berkeluh kesah atau reguk kesenangan duniawi semata. Terima kenyataan bahwa kau diciptakan adalah sebagai hamba-Nya dan khalifah.." Dan aku harus ingat, " Lan tarji' ayyamullati madhal..tak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.."
Ya, Allah...ampuni hamba atas semua kelalaian dalam hidup ini. Hamba hanyalah gadis kemarin sore, yang bertekad untuk berubah. Benar-benar berubah, menjalankan kewajiban sebagai muslimah sesungguhnya. Aku tak peduli lagi apa kata mereka tentang jubahku, tentang jilbabku yang begitu dalam dan lebar menurut mereka. Aku tak ingin pedulikan lagi tatapan mereka. Aku nyaman dan merasa aman dengan diriku saat ini. Hanya saja aku belum bisa sepenuhnya menutupi diri ini dengan kebaikan. Apalagi..hati ini..ahh..Hati lagi. Aku paling takut berbicara soal hati. Pernah ku bercerita pada seorang murrobi, andai hati ini bisa dititipkan dan kapan waktunya aku mengambilnya kembali. Tidak seperti ini. Aku cukup tersiksa dengan adanya rasa aneh yang ku miliki. Tak sepantasnya aku begini. Padahal aku sudah bertekad tak akan lagi...Yah, tak lagi memikirkan. Jangan biarkan aku mencuri iman..nya. Arrghh...aku benar-benar malu pada-Mu, ya Allah.
Tapi aku hanyalah gadis biasa dengan segala kekurangan dan kelemahan. Bisakah aku bertahan dalam gemerlap kota biru ini yang tak pernah memberi rasa nyaman. Diantara gaya hidup aneh, pola pikir aneh..kehidupan yang benar-benar aneh.. atau akunya yang aneh, tak jua menyadari bahwa disinilah aku ditempatkan..merubah yang aneh-aneh itu menjadi sewajarnya lagi. Bukan hal yang mudah. untuk orang-orang didekatku saja aku belum mampu membawa perubahan baik pada mereka.
Ah Ya Allah..rasanya aku ingin menangis. .tapi aku tak bisa..
rasanya sakit sekali....
kadang aku ingin jadi bintang kecil............................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar