* Ini bukan sajak atau puisi yang berangkai kata indah...
Dari mana kita mulai, Kak?
Entahlah...
Jadi apa yang harus diakhiri?
Karena tidak ada apa-apa, berarti tidak ada-kata kakak
Tiada ada yang harus diakhiri..
Yang ada hanya dihindari, begitu kata kakak lagi.
Lalu harus bagaimana? Katanya..
jalani saja seperti air mengalir
Yap,
Dan airpun tak selamanya mengalir
Tergantung curah rindu dan pengharapan makhluk bumi
pd sang hujan...
Kita..mungkin juga begitu
Dan, kitapun tak pernah salah jika berharap
Toh, semua ketetapan ada padaNya..
hanya keyakinan bahwa Allah tak pernah main-main dalam hal ini
Apa..?
Ya itu
Dalam penciptaan kita si makhluk sempurna dibanding makhluk Allah
lainnya,
Penentuan rezeki, dan perjalanan hidup-mati kita..
Lalu, apa lagi yang harus kita yakini?
Kata Ibu,
Jodohmu, nak....
Bagaimana bertemu dan akhir kisahnya
Ya ya...aku juga yakini yang satu ini..
Satu lagi
Kita..tak bisa memaksa Allah
"pokoknya, dia ya Allah.."
Hahaa...jika begitu
alangkah aneh cara kita meminta. .
Maka dari itu...aku benar-benar jalani
nyaman tidaknya..tergantung kita menjalani..
Kini, anggap saja kita tak pernah tau siapa 'dia' kelak..
tetap menjadi hamba Allah dengan kesendirian
Nikmati..
indahnya jatuh hati
Nikmati rasa yang menyakiti..
Nikmati indahnya bersabar..
Ya ya. . .
Nikmati kejutan-kejutan yang Dia hadirkan
Dalam kehidupan kita..
Karena Dia begitu dekat
Maka, berdo'alah..
..tak perlu memaksa, tapi
Mintalah dan memohon dengan lembut, padaNya..
"boleh ga ya Allah kalo yg seperti beliau.."
Hehe..mungkin begitu.
Tapi apa yg tidak bagi kita
Adalah...
Mudah bagiNya...
Bagi Tuhan, Rabb semesta alam..
Ah
Indahnya meminta pada Allah..^_^
....
...
..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar