Dulu...
Ketika menatapnya, dan dia balik menatap...semua terasa tidak
normal.
Pada saat yang bersamaan hati ini terasa kuat..sekaligus lemah.
Merasa senang..sekaligus ketakutan....
Entah apa yang ditakutkan itu.
Mencoba meraih yang tak teraih..dan kita tidak siap.
Begitulah, kagumi dalam diam dari kejauhan..
Dengan kesederhanaan dan keikhlasan...
Karena..
Tiada yang tahu dengan rencana Rabb.
Mungkin saja rasa ini adalah..ujian. Yang akan melapuk atau
membeku..
Dengan perlahan...
Karena hati yang mudah dibolak-balikkan.
Atau..
Tetap setia bersemi ditaman hati..
Siapa yang tahu kedepannya.
Biarlah Sang Maha Pemberi dan Memiliki mengatur semuanya..
Bila ternyata nanti tak termiliki..
Biarlah Allah melalui waktu akan menghapus semua rasa itu dengan
memberi rasa
Yang lebih indah..dan orang yang tepat.
Biarkan rasa itu menjadi memori tersendiri dalam sudut hati..
Menjadi rahasia antara kita dan Sang Pemilik Cinta.
Karena..
Tiada yang tahu...
....
...
..
ya diperjuangkan dulu dunk, kayak liriknya dewa, cinta itu bukan dicari tapi diraih...
BalasHapus