Aku disini, terus berdo'a..
Takpun kau baca.
Aku lelah, bila bintangku pergi tinggalkan
Sementara aku begitu takut menatap kelam sendirian
Akhirnya, aku menghilang dalam sunyi
Kutitipkan semua pesan dalam bait,
Karena aku selalu takut ungkapkan
Lalu..entah kenapa airmata ini menetes..
Aku tertawa..
Lucu!
Aku menertawakan diriku akan takutnya pada kata
Meninggalkan, dan
Ditinggalkan..!
kunang-kunang mendekati..
Ia hinggap tak jauh dari sepiku menatap kabut
Ah...dinginnya,
Tapi ini tak seberapa
dibanding dinginnya
rindu...
sua dan,
suara...
Lagu aku harus bagaimana?
Aku tak sanggup biarkan waktu menyiksanya.
Menyiksaku dalam sendiri.
Tak apa, aku sanggup.
Tapi, jika semua rasa menyakitkan itu karena aku,?
Tolonglah airmata..
Apa ini karena rasa bersalah?
Benar-benar tak ingin cerita terhenti
disini karena takdir...
....
...
..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar